Agar darah merupakan media diferensial,bukan media selektif. Darah agar memungkinkan membedakan bakteri berdasarkan kemampuan mereka untuk melisiskan sel-sel darah merah. Tiga jenis hemolisis adalah:
- Beta hemolisis, yang merupakan lisis lengkap sel darah merah danhemoglobin. Darah secara lengkap digunakan oleh mikroba. Media yangada koloninya menjadi tidak berwarna.
- Alfa hemolisis mengacu pada lisis parsial/ lisis sebagian dari sel darahmerah dan hemoglobin. Hal ini menghasilkan perubahan warna di sekitarkoloni menjadi abu-abu kehijauan.
- Gamma hemolisis, yaitu tidak terjadi hemolisis, dimana tidak ada perubahan warna dalam medium.
Untuk menumbuhkan dan mengembangbiakan mikroorganisme, diperlukan suatu substrat yang disebut media. Agar mikroorganisme dapat tumbuh dan berkembangbiak di dalam media, diperlukan persyaratan tertentu, yaitu:
- Harus terkandung semua unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme.
- Mempunyai tekanan osmosis, tegangan permukaan dan pH yang sesuai dengan kebutuhan mikroorganisme.
- Dalam keadaan steril, artinya sebelum diinokulasi mikroorganisme yang dimaksud, tidak ditumbuhi oleh mikroorganisme lain yang tidak diharapkan.
Media agar darah disebut media universal karena dapat digunakan untuk menumbuhkan beragam jenis bakteri. Media Agar Darah juga dapat membedakan bakteri hemolitik dan bakteri non hemolitik, yang ditandai oleh adanya zona (halo) disekitar koloni
